Jumat, 18 April 2014

Tidur

Aku tepat disebelahmu detik ini. sudah hampir enam puluh lebih empat menit aku bercerita panjang lebar kepadamu tentang banyak kelumit. Aku tertawa-tawa ketika asik bercerita tentang cita-cita pameran kita. Aku merengut sungut ketika celotehku seputaran kuliah sialan. Lalu menangis haru ketika mencurahkan rinduku yang menggebu pada ibu, dan pada kamu. 

Aku bercerita, seharian kemarin dunia kita terjadi apa saja. Enam puluh lebih empat menit kamu mendengar aku sibuk komat-kamit. Kamu mendengarku, aku tau. Walau detik ini dan detik sepanjang 3840 detik tadi kamu menutup mata dan sedang berada entah dimana.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...