Rabu, 19 November 2014
Jumat, 18 April 2014
Tidur
Aku tepat disebelahmu detik ini.
sudah hampir enam puluh lebih empat menit aku bercerita panjang lebar kepadamu
tentang banyak kelumit. Aku tertawa-tawa ketika asik bercerita tentang
cita-cita pameran kita. Aku merengut sungut ketika celotehku seputaran kuliah
sialan. Lalu menangis haru ketika mencurahkan rinduku yang menggebu pada ibu,
dan pada kamu.
Aku bercerita, seharian kemarin
dunia kita terjadi apa saja. Enam puluh lebih empat menit kamu mendengar aku
sibuk komat-kamit. Kamu mendengarku, aku tau. Walau detik ini dan detik
sepanjang 3840 detik tadi kamu menutup mata dan sedang berada entah dimana.
Langganan:
Postingan (Atom)
